Pemerintah Desa Pulau Mentaro Sahkan APBDes 2026: Fokus pada 8 Program Prioritas Nasional
PULAU MENTARO – Pemerintah Desa Pulau Mentaro sukses menggelar Musyawarah Desa (Musdes) penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Khusus Tahun Periode 2026 di Aula Kantor Desa pada Kamis, 29 Januari 2026.
Acara dipimpin langsung oleh Kepala Desa Pulau Mentaro, Masril, S.Sos, dan secara resmi disahkan melalui ketuk palu oleh Ketua BPD, Ade Darmawan, setelah mencapai kesepakatan bersama seluruh delegasi yang hadir.
Transparansi Realisasi Anggaran 2025
Dalam pembukaannya, Masril, S.Sos memaparkan laporan realisasi anggaran tahun 2025. Beliau menjelaskan secara detail capaian pembangunan dan serapan anggaran yang telah dilaksanakan setahun terakhir.
"Penyampaian realisasi 2025 ini adalah bentuk pertanggungjawaban publik kami. Kita ingin masyarakat tahu bahwa setiap dana yang dikelola telah digunakan sesuai peruntukannya sebelum kita memulai lembaran baru di tahun 2026," ujar Masril.
Fokus pada 8 Program Prioritas
Penetapan APBDes 2026 kali ini secara khusus mengacu pada 8 Program Prioritas Pemerintah, yang mencakup sektor-sektor strategis seperti:
Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem.
Ketahanan Pangan dan Hewani.
Pencegahan dan Penurunan Stunting.
Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD).
Pengembangan Desa Wisata atau Potensi Unggulan Lokal.
Penguatan Digitalisasi Desa.
Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan.
Peningkatan Kapasitas SDM Desa.
Sinergi Elemen Masyarakat
Kegiatan ini berlangsung dinamis dengan kehadiran tokoh dan instansi terkait:
Camat Kumpeh: Memberikan penguatan regulasi.
Bhabinkamtibmas: Menjaga kondusivitas jalannya musyawarah.
Pendamping Desa: Mengawal agar program tetap selaras dengan juknis pusat.
Ketua RT 01 sampai RT 06: Aktif memberikan masukan terkait kebutuhan spesifik warga di lingkungan masing-masing.
Mahasiswa Kukerta Unbari: Terlibat aktif membantu jalannya kegiatan sebagai bentuk implementasi ilmu di tengah masyarakat.
Ketua BPD, Ade Darmawan, sebelum mengetuk palu, mengingatkan agar pelaksanaan anggaran 2026 nanti tetap mengedepankan prinsip gotong royong. "Dengan disahkannya anggaran ini, tugas kita selanjutnya adalah mengawal agar 8 program prioritas ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga Pulau Mentaro," tegasnya.